Jumat, 31 Juli 2009

Dewi Persik "Kuntilanak Seksi"


BukaBerita - Dewi persik, siapa yang tidak kenal dengan artis yang satu ini. Semenjak bercerai dengan suaminya Syaiful Jamil Dewi Persik semakin "menggila" dengan aksi-aksinya. Akhir-akhir ini artis wanita yang satu ini banyak dibicarakan" di media lantaran aksi hot-nya di sebuah film berjudul "Paku Kuntilanak". Atas aksinya di film Paku Kuntilanak itu, Dewi Persik siap diprotes oleh MUI.

Paku Kuntilanak, film horor yang satu ini dikabarkan menampilkan beberapa adegan yang terlalu vulgar. Film yang dibintangi Dewi Persik tersebut pun siap untuk diprotes Majelis Ulama Indonesia.

"Kalau memang sesuai dengan yang disiarkan oleh beberapa media, MUI akan protes. MUI tidak akan membiarkan film seperti itu ditayangkan," ujar Said Budairy yang mewakili MUI saat dihubungi lewat telepon, Jumat (31/7/2009).

Namun sebelum mengeluarkan protes, MUI akan melakukan beberapa langkah terlebih dahulu. Salah satunya dengan meminta keterangan dari Lembaga Sensor Film.

"Kita akan minta perwakilan MUI di LSF untuk mengklarifikasi film tersebut," ucapnya.

MUI pun mempertanyakan kenapa LSF tidak menyensor adegan-adegan vulgar di 'Paku Kuntilanak' sebelum beredar di pasaran. Bahkan ada anggapan kalau LSF tidak bekerja dengan baik.

"LSF itu harus dirombak karena tidak memungkin untuk menjalankan Undang-undang Pemerintah jika mekanisme kerjanya seperti itu," jelas Said.

"Judulnya saja sudah seram, kenapa judulnya nggak dikoreksi sama LSF," pungkasnya.

Berikut foto-foto adegan syur Dewi Persik:
















Reblog this post [with Zemanta]

Gerindra: Putusan MA Teror Demokrasi

 Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani sangat kecewa dengan putusan Mahkamah Agung (MA) terkait pembatalan penghitungan kursi tahap dua. Muzani menilai ada upaya penelikungan peraturan KPU. Dia menyebutnya dengan teror demokrasi.

"Atas nama hukum kursi kita ditetapkan dengan putusan KPU, dan atas nama hukum pula kita digagalkan dengan putusan MA, ini namanya teror demokrasi," ujar Muzani, dalam dialog di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (31/7/2009).

Muzani kecewa karena sebelumnya perolehan Gerindra terus menurun. "Ketika KPU menetapkan dari 30 kursi kami tidak terlalu senang, terus turun menjadi 26 sekarang turun lagi. Ada upaya penelikungan, pembajakan keputusan KPU," kata Muzani.

Muzani mengingkapkan, partainya sudah terlanjur percaya peraturan KPU No 15 Tahun 2009. Makanya begitu digagalkan, partainya seperti terheran-heran.

"Sebagai partai baru, Gerindra tidak pernah tahu perdebatan apa yang terjadi dalam pansus, ya semangat kita seperti peraturan KPU," kata Muzani.

Muzani berharap hal ini menjadi pembelajaran bagi DPR agar lebih teliti dalam menyusun Undang-Undang. "Ke depan dalam pembahasan pasal harus transparan. Saya melihat ada ketidaktransparanan sehingga ada celah yang digerogoti, ada grey area bagi orang yang dirugikan," ujarnya.









Reblog this post [with Zemanta]

Bawaslu Tegaskan Persepsi Penyumbang Dana Asing Sesuai UU Pilpres

 
Jakarta - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menegaskan persepsi mereka terhadap deskripsi penyumbang dana asing pada pilpres sudah benar dan sesuai dengan UU Pilpres. Hal tersebut menyusul bantahan tim SBY-Boediono bahwa Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) adalah Bank Umum Nasional bukan Bank Asing.

Anggota Bawaslu, Wahidah Suaib, menjelaskan dalam UU Pilpres menyebutkan
jangankan saham asing, warga negara asing saja dilarang untuk memberikan
sumbangan kepada pasangan calon.

"WNA saja dilarang menyumbang, apalagi sumbangan yang dalam bentuk saham perusahaan (saham asing), meskipun perusahaan tersebut perusahaan nasional," tegas Wahidah saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (31/7/2009).

Dikatakan dia, Bawaslu telah mengundang Ferry Mursyidan Baldan, Ketua Pansus RUU Pilpres pada Kamis (30/7/2009) malam, karena dirasa penting untuk.. memahami ketentuan larangan dari pihak asing. Dengan didampingi staf ahli dan sekretariat Komisi 2 DPR RI, Ferry memberikan keterangan lebih lanjut perihal masalah tersebut.

Ferry, kata Wahidah, menjelaskan bahwa pembahasan RUU Pilpres di Komisi 2 sangat ketat dikarenakan semangat saat itu adalah untuk..

memilih pemimpin nasional, sehingga betul-betul menutup bantuan asing sekecil apapun. Sebab, lanjutnya, sedikit saja dana asing dikhawatirkan bisa mempengaruhi kemandirian peserta pemilu.

"Menurut Pak Ferry, saat itu mereka tidak bicara perusahaan asing tapi unsur pihak asingnya. Ini dimaksudkan untuk menutup intervensi asing serta menjaga kemandirian dan kedaulatan," tutur dia.

Berdasarkan laporan akhir dana kampanye yang diserahkan kepada KPU, pasangan SBY-Boediono disinyalir menerima sumbangan asing dari BTPN sebesar Rp 3 miliar pada 26 Juni 2009 lalu. Dan menurut penelitian ICW, sebanyak 71,61 persen saham bank tersebut dimiliki oleh lembaga investasi asal Amerika Serikat yang bernama Texas Pacific Group Nusantara.

Padahal dalam penjelasan atas pasal 103 UU No 42 Tahun 2008 tentang Pemilu Presiden dan Wapres disebutkan, yang dimaksud pihak asing meliputi negara asing, lembaga asing termasuk perusahaan swasta yang ada di Indonesia dengan sebagian sahamnya dimiliki oleh pihak asing, lembaga swadaya masyarakat asing, atau warga negara asing.

Rabu, 22 Juli 2009

Katrina kaif and Neil Nitin Mukesh pictures after newyork

neil nitin mukesh and katrina kaif at newyork press meet
neil nitin mukesh and katrina kaif
"mukesh leave her hand" salman khan
i can say only one word in punjabi "hans gai te phans gai"
Neil Nitin Mukesh caught ogling at Katrina's legs
oh comeon mukesh this not for you
i think katrina caught him by ogling her legs

Minggu, 12 Juli 2009

I am a big fan of Kareena: Katrina Kaif


Not long after taking an apparent potshot at Kareena Kapoor, Bollywood A-lister Katrina Kaif on Sunday claimed to be a "big fan" of the Kambakkht Ishq actress.

Katrina had recently said in an interview that she doesn't need to wear a short skirt or show her legs to get audiences to go for her film.

Speculations have been rife that the comment was pointed at Kareena for her skimpy outfits in Akshay Kumar starrer Kambakkht Ishq.

However, Katrina has said that she a huge admirer of Kareena's work and enjoyed her performance in the film. Asked whether she had seen the film and liked it, Katrina said, "I saw the film at a private screening organised by Akshay. He is an entertainer and I have always been a big fan of Kareena Kapoor."

Katrina is riding high on the success of her film New York and the actress ecstatic over the accolades she received for her work in the film.

"New York was a special film because of its amazing story. I am happy for the director Kabir Khan because he is one of the nicest persons I have met," Katrina said on the sidelines of the launch of a new logo for 'Nakshatra' jewellery brand.

Jumat, 10 Juli 2009

New York: John-Katrnia bedroom scene made Salman angry


Mumbai: Bollywood star Salman Khan is quite unhappy with Katrina Kaif. Katrina and Salman managed to assure the world that they are still together after Katrina appeared on the latest episode of Dus Ka Dum, but it seems there are still some misunderstanding between the couple.

In the next coming flick New York, John Abraham has a bedroom scene with Sallu’s lady love Katrina Kaif and Salman is furious see the promos.


In the scene, the two are shown getting quite intimate with each other. At the same time, the music video of the song is already on the net and has become quite a sensation among Bollywood buffs.
While her beau may not exactly be friends with John, Katrina seems pretty comfortable in cozying up to the hunk. And Sallu is not taking all these matter smoothly, sources claim.

katrina kaif john abraham and neil nitini mukesh

Rabu, 08 Juli 2009

Cyber Attack Terhadap AS

BBO Techno ~ Seoul, Korea Selatan - Pejabat intelijen yakin Korea Utara atau pro-Pyongyang memaksa melakukan serangan cyber yang lumpuh besar AS dan Korea Selatan situs web pemerintah, aides ke dua berkata lawmakers Rabu.



Situs Korea Selatan dari 11 organisasi, termasuk presiden Blue House dan Departemen Pertahanan, turun atau memiliki masalah akses sejak akhir Selasa, sesuai dengan negara-menjalankan Korea Information Security Agency. Badan spokeswoman Ahn Jeong-Eun berkata 11 US situs menderita... masalah serupa. Dia mengatakan bahwa agen yang menyelidiki kasus dengan polisi dan jaksa.


In the US, the Treasury Department, Secret Service, Federal Trade Commission dan Departemen Perhubungan situs web yang berbeda-beda di bawah semua poin atas 4 Juli pekan dan liburan ke dalam minggu ini, menurut para pejabat Amerika di dalam dan di luar pemerintah.


Lain akrab dengan US dlm pekerjaan, yang disebut penolakan layanan serangan, mengatakan bahwa pemerintah situs web yang masih terpengaruh setelah tiga hari mulai signaled panjang yang luar biasa dan canggih serangan. Para pejabat berbicara tentang kondisi anonimitas karena tidak diizinkan untuk berbicara tentang hal ini.


The Korea Information Security Agency juga dikaitkan dengan serangan ke penolakan layanan.

Yang Moo-jin, seorang profesor di Seoul dari Universitas Studi Korea Utara, mengatakan ia meragukan apakah miskin Utara memiliki kemampuan untuk merobohkan Web situs.


Tetapi Hong Hyun-ik, seorang analis di Institut Sejong think tank, mengatakan serangan dapat dilakukan baik oleh Korea Utara atau Cina, dia berkata "mendengar Korea Utara telah bekerja keras untuk menjadi hack" Korea Selatan jaringan.


Pada hari Rabu, National Intelligence Service kepada sekelompok Korea Selatan lawmakers ia percaya bahwa Korea Utara atau Korea Utara sympathizers "yang tertinggal" yang menyerang, menurut seorang aide ke salah satu lawmakers yang briefed pada informasi.


An aide ke pembuat undang-undang lain yang telah briefed juga mengatakan bahwa Korea Utara NIS tersangka atau para pengikutnya yang bertanggung jawab.


Aides yang berbicara tentang kondisi anonimitas dan menolak untuk mengizinkan nama-nama mereka bekerja lawmakers untuk dapat dipublikasikan, Citing yang tergolong sifat informasi.

Keduanya berkata aides informasi disampaikan secara tertulis ke lawmakers yang melayani di Majelis Nasional komite intelijen.


National Intelligence Service - Korea Selatan spy badan utama - menolak untuk mengkonfirmasi informasi.

Korea Selatan dari kantor berita Yonhap mengatakan pejabat intelijen militer telah melihat kemungkinan serangan yang mungkin telah dilakukan oleh Korea Utara dan hacker pro-pasukan Korea Utara di Korea Selatan. Korea Selatan dari Departemen Pertahanan mengatakan ia tidak dapat mengkonfirmasikan laporan tersebut.


Rabu sebelumnya, maka kata NIS dalam pernyataan bahwa 12.000 komputer di Korea Selatan dan 8.000 komputer telah terinfeksi di luar negeri dan digunakan untuk menyerang cyber.


Badan menyatakan percaya serangan itu "sepenuhnya" disiapkan dan dilakukan oleh hacker "di tingkat tertentu organisasi atau negara." Ia mengatakan ia bekerja sama dengan Amerika penyidik untuk memeriksa kasus tersebut.


Media Korea Selatan melaporkan pada Mei bahwa Korea Utara telah menjalankan unit perang cyber yang mencoba untuk hack ke Amerika Serikat dan Korea Selatan militer jaringan untuk mengumpulkan informasi rahasia dan mengganggu layanan.


Sebuah penyelidikan awal di Korea Selatan menemukan bahwa banyak komputer yang terinfeksi virus program memesan utama kunjungan mereka ke situs web resmi di Korea Selatan dan Amerika Serikat pada saat yang sama, Korea informasi agen resmi Shin Hwa-su berkata. Belum ada laporan segera cyber serangan serupa di negara-negara Asia lainnya.


Yonhap mengatakan bahwa jaksa telah menemukan beberapa serangan cyber di Korea Selatan situs yang diakses dari luar negeri. Yonhap, Citing penuntutan resmi yang tak disebut namanya, mengatakan serangan cyber menggunakan metode umum ke Cina hacker.

Jaksa yang tidak segera tersedia untuk komentar.

Shin, Informasi Badan Keamanan resmi, mengatakan penyelidikan awal belum terbongkar bukti tentang dimana cyber outages berasal. Polisi juga mengatakan mereka tidak menemukan tempat outages berasal. Polisi Jeong Seok-hwa mengatakan bahwa diperlukan waktu beberapa hari.


Beberapa situs Korea Selatan tetap tidak stabil atau tidak dapat diakses Rabu. Salah presiden Blue House dapat diakses, tetapi orang-orang untuk Departemen Pertahanan, yang memerintah dan Partai Nasional Grand National Assembly tidak.


Ahn mengatakan tidak ada segera laporan-laporan keuangan kerusakan atau membocorkan informasi yang rahasia nasional. Tuduhan serangan ditujukan hanya muncul di situs Web paralyzing, katanya.

Korea Selatan dari Departemen Pertahanan dan Blue House mengatakan bahwa belum ada kebocoran dari setiap dokumen.

Sumber: Yahoo news

Senin, 06 Juli 2009

Pemakaman Jacko

Visit Today's News - Megabintang Michael Jackson akan dimakamkan dengan peti mati seharga seperempat miliar rupiah. Peti mati dengan desain, yang jarang digunakan dan bernama Promethean, terbuat dari perunggu murni yang dilapisi emas 14 karat.

Menurut TMZ, situs yang pertama kali membocorkan kabar kematian King of Pop itu, peti mati ini dipesan dari Batesville Casket Company, AS. Peti mati itu sama dengan peti mati penyanyi legendaris James Brown yang dimakamkan pada 2006.

Upacara pemakaman Michael Jackson akan berlangsung Selasa (7/7) di stadion basket LA Lakers, Staples Center. Di stadion itulah, Jacko berlatih untuk mempersiapkan konser comeback The O2 tepat 2 hari sebelum kematian menjemputnya.

Staples Center berkapasitas daya tampung hingga 20.000 orang dan keluarga Jacko berencana.. menyebarkan 11.000 tiket gratis ke masyarakat umum untuk menghadiri pemakaman Jacko. Sejumlah layar lebar telah disediakan di luar stadion yang akan menayangkan acara di dalamnya mulai sekitar 10.00 pagi waktu setempat ke sekitar 1 juta orang.

Acara pemakaman Jacko yang akan menjadi penghelatan terbesar di dunia itu akan dihadiri oleh sejumlah bintang di bidang musik dan film. Sejumlah tamu yang akan hadir di antaranya adalah Diana Ross, Elizabeth Taylor serta Sir Paul McCartney.

Upacara pemakaman ini akan dibuka dengan parade hewan sirkus termasuk kehadiran sejumlah macan dan gajah. Juru bicara sirkus The Ringling Bros Barnum And Bailey menyebut upacara pemakaman Jacko sebagai 'greatest show on Earth', frasa yang pernah diungkapkan Jacko pada 2002 saat ia menyampaikan keinginan tentang upacara pemakaman bagi dirinya.

Pada saat itu, Jacko menyatakan: "Upacara pemakamanku akan menjadi the greatest show on Earth. Itulah yang aku ingikan. Diramaikan oleh pesta kembang api dan segalanya ada."

Presiden Barack Obama telah diundang untuk menghadiri acara pemakaman itu. "Saya masih menyimpan lagu Jacko di iPod saya. Saat saya beranjak dewasa, saya tidak melewatkan musiknya," jelas Obama yang berpendapat Jacko telah melalui masa hidup pribadi yang tragis dan penuh kesedihan.

Seusai upacara pemakaman, acara peletakan peti jenazah di liang lahat diadakan di makam Forest Lawn di Hollywood yang akan dihadiri secara terbatas oleh kalangan keluarga dan sahabat dekat Jacko. Namun, produser dan sahabat lama Jacko, Quicy Jones, mengaku tidak akan hadir dalam acara pemakaman itu.

"Tidak, saya tidak akan menghadiri pemakamannya. Saya tidak ingin menyaksikan acara pemakaman itu," ucapnya tanpa merinci alasannya.

Sumber: Kompas.com




























Reblog this post [with Zemanta]

Katrina snatches another deal from Aishwarya

Bollywood actress Aishwarya Bachchan may not have come out of the pain of loosing the Nakshatra jewellery
endorsement deal to Katrina Kaif last year. but now the New York actress has snatched another endorsement deal from her. A soap that the former Miss World endorses wants Katrina to sign up for their upcoming campaign. A well placed sources confirmed that the company is already in talks with Katrina but the deal with the actress hasn't been finalised yet.

If that was not enough a reputed watch company which has Aishwarya on board for endorsing its products is in talks with Katrina as well. Earlier in the year Mattel Toys India Pvt. Ltd. had made Katrina the face of Indian barbie doll during the Lakme Fashion Week. This after the company had almost finalised the deal with Aishwarya Bachchan. So when the soap giant thought about dumping Aishwarya it did not surprise many.


Analysts believe Aishwarya who is the wrong side of 30 is slowly loosing her appeal over the younger girls. When L'Oreal hired Sonam Kapoor to endorse its product it was evident that Aishwarya's brand value had certainly taken a hit. Sonam made matters worse for the actress when she stated that she was youth face of the product while Aishwarya would appeal to the older women. Ash did not take this lightly and made sure Sonam's red carpet walk at Cannes was cancelled.

Kamis, 02 Juli 2009

FRIS-Sulsel Menilai Pernyataan Andi Mallanrangeng

Forum Rektor Indonesia Simpul Sulawesi Selatan (FRIS-Sulsel) menilai bahwa pernyataan anggota tim kampanye nasional capres SBY-Boediono, Andi Mallarangeng, sangat bertentangan dengan amanah UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika karena Indonesia masyarakat majemuk.

Pernyataan kontroversial oleh Andi Mallarangeng itu diucapkan saat kampanye SBY-Boediono di GOR Andi Mattalatta -Makassar, Rabu, mengandung unsur.. SARA, yang menyatakan: "Belum saatnya orang Sulsel memimpin bangsa Indonesia."

Ketua FRIS-Sulsel Prof Dr dr Idrus A Paturusi, di Makassar, Kamis (2/7), mengatakan, UUD 1945 dan BTI memberi kesempatan kepada setiap warganya untuk menggunakan haknya, termasuk siapa saja yang mencalonkan diri untuk memimpin bangsa ini.

"UUD 45 dan Bhinneka Tunggal Ika saja mensyaratkan seperti itu, kok ada orang yang ngomong ngelantur di depan massa kampanye bahwa belum saatnya orang Sulsel menjadi presiden," ungkapnya.
"Alifian yang juga juru bicara Presiden SBY seharusnya tidak mengeluarkan pernyataan seperti itu sebab akan memicu keresahan warga Indonesia, khususnya yang ada di provinsi ini," tambahnya.

FRIS-Sulsel juga menilai bahwa pernyataan Andi saat berorasi kampanye SBY-Boediono di GOR Andi Mattalatta mengandung unsur SARA, bahkan telah melecehkan etnis serta SDM masyarakat Sulsel sehingga dapat mengganggu persatuan dan kebersamaan warga di daerah ini.

"Dia harus minta maaf kepada warga Sulsel serta yang bersangkutan diminta untuk tidak mengulangi pernyataan seperti itu lagi sebab akan memicu konflik," katanya dan menambahkan, janganlah suasana yang cukup kondusif menjelang Pilpres 8 Juli 2009 berujung pada hal-hal yang tidak diinginkan.

Budayawan Sulsel, Ishak Ngeljaratan, secara terpisah juga menilai, pernyataan Andi bahwa orang Sulsel belum waktunya menjadi presiden, sangat "mengerikan" dan itu merampas hak orang lain untuk menggunakan haknya sesuai UU tersebut.

"Biarlah setiap warga Indonesia yang majemuk ini menggunakan haknya, bukan dihambat hanya karena ingin mempertahankan pemimpin bangsa yang sekarang ini," ungkapnya.

Terkait dengan majunya Jusuf Kalla (JK) yang mencalonkan diri sebagai calon presiden bersama pendampingnya Wiranto, menurut Ishak, wajar-wajar saja karena beliau ini juga sudah banyak memoles bangsa ini, baik sebagai mantan menteri maupun wakil presiden yang masa jabatannya bersama Presiden SBY berakhir Oktober 2009.

"Orang Sulsel memiliki dua rasa malu, yakni malu karena berbuat kejahatan dan malu jika tidak berbuat kebaikan bagi daerah dan bangsa ini," ujarnya seraya menyatakan, janganlah menghalangi orang dalam berbuat baik pada bangsa ini.



Reblog this post [with Zemanta]

New York a heady, thought-provoking thriller

Bollywood, starved of a mega-hit movie in 2009, need look no further than New York, where the trio of John Abraham, Katrina Kaif and Neil Nitin Mukesh have put up a riveting performance.


Bollywood, starved of a mega-hit movie in 2009, need look no further than New York, where the trio of John Abraham, Katrina Kaif and Neil Nitin Mukesh have put up a riveting performance.

So what's the storyline about? New York is a story that revolves around three friends - Omar (Neil Nitin Mukesh), Sam (John Abraham) and Maya (Katrina Kaif) whose lives are deeply impacted by the fallout of 9/11 attack.

Omar, who goes to NYU in the Big Apple on a scholarship, befriends Sam and Maya and the three becomes an immediate hit - inseparable and fun. However, their friendship is impacted by the 9/11 attack, which changes the cityscape and their lives forever.

Meanwhile, Omar, who is in love with Maya, becomes heartbroken when he finds that she pines for Sam and relocates to Philadelphia, snapping all ties with the other two.

The movie then fastforwards to 2009 and we see Omar detained by the FBI as a suspect terrorist. FBI inspector Roshan (Irrfan Khan) tells bewildered Omar that his friend Sam is actually the dreaded terrorist Sameer Shaikh, who spearheaded the 9/11 attack.

Omar is shocked to be confronted with the reality as he knows that Sam is happily married with Maya but agrees to cooperate with the FBI who plants him in Sam's house, using him as bait to uncover the terrorist's plans.

But Omar has plans of his own and in his quest to prove Sam's innocence, uncovers truths that stun him and the whole world.

Though dragging at times, New York is a thriller that manages to bring out the best in John Abraham, Niel Nitin Mukesh and Katrina Kaif. Thanks to Kabir Khan, who has tapped their acting potential in New York, John, Neil and Katrina can look forward to signing on some meaty, serious roles in the future.

While John creates an intriguing graph for his character and flows with the character's pain of karma with a performance that suggests seamless vigor rather than labored angst, Katrina, comes into her own as an actress of substance, giving her best shot to the last half-hour as a wife of a terrorist trying to keep her moral equilibrium in sync with her husband's sinking values. Indeed, from the carefree effervescent campus girl to the anguished wife, Katrina makes the journey look plausible all the way.


And, Neil, as the rosy-cheeked, strawberry-lipped sophomore with stars and stripes in his eyes is fully convincing, credible, intensive and supportive of the two central performances and can safely bask in the glory of his new-found success. He deserves it, especially after he received a lot of flak when his earlier movie Aa Dekhen Zara turned out to be a damp squib despite making a decent debut with Johnny Gaddar.

However, Irrfan Khan turns out to be a bore and for no fault of his own since his role as FBI officer made the audience, who has seen him enact the role of a steely interrogator with minimalistic humor (like in Slumdog Millionaire) experience a deja vu.

Though New York is not the first movie to synthesize terrorism and friendship, it goes a step further to explore the evolution of terrorism in the context of home-grown emotions such as friendship and betrayal. The movie touches on the physical and mental abuse on innocent Muslims, who are imprisoned merely on suspicion, and their consequent repercussions are effectively portrayed. It challenges the existent codes of cinematic conduct but not by being fashionably unconventional.


All in all, New York is a heady thought-provoking thriller that passes on some striking information about what had actually happened in the US post-9/11 attack, without being preachy.

Rabu, 01 Juli 2009

Facebook

BBO Techno ~ Akhir akhir ini sebuah situs jaringan sosial digandrungi oleh kalangan anak muda dan orang tua. facebook, friendster, myspace dll. Situs-situs tersebut menjadi favorit bagi mereka pencinta dunia maya. Salah satunya adalah Facebook. Banyak hal yang bisa dilakukan di Facebook, berbagai fitur disediakan untuk memudahkan penggunanya seperti Search untuk mencari teman, upload video, upload foto, meng-create grup dll.


Dengan adanya situs tersebut, akan memudahkan seseorang untuk mencari teman atau keluarga yang telah lama tidak ketemu. Semua bisa terjadi di Facebook. Rata rata pengguna situs jaringan sosial ini rela menghabiskan waktunya untuk bisa bertemu teman atau kerabatnya.

Dengan kehadiran Facebook, ada nilai positif dan negatifnya. Diharapkan anak-anak yang telah mengandrunginya tidak lupa akan pelajaran sekolah atau PR sekolahnya saking asiknya bermain Facebook. Para orang tua diharapkan juga dapat mengawasi anak mereka.
Reblog this post [with Zemanta]

KPU Menarik Spanduk Sosialisasi

Mendagri: Pemerintah hanya fasilitator
Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya menarik spandu sosialisai pilpres yang memberi tanda centang pada gambar pasangan Capre-Cawapres no urut dua. Spanduk tersebut dianggap tidak netral. Penarikan itu lasung disampaikan oleh ketua KPU Pusat Hafiz Anshary di sela simulasi Pilpres di Makassar, selasa 30 Juni 2009. Sebelumnya Bawaslu mempersoalkan spanduk yang disebarkan oleh KPU ke berbagai provinsi tersebut.

Hafiz juga memberikan arahan kepada sejumlah anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan PPS (Panitia Pemungutan Suara). Hafiz berharap tidak ada.. kesalahan dan kecurangan yang terjadi sehingga pilpres berjalan dengan baik dan adil. Menurut Hafiz bahwa "Tidak ada Pemilu yang bebas dari kasus bukan hanya persoalan DPT yang harus dibenahi melainkan sengketa pemilihan yang terjadi di beberapa daerah". Untuk Itu hal ini perlu dicermati lagi agar kasus-kasus serupa tidak terjadi lagi.












Reblog this post [with Zemanta]

LinkWithin